animasi bergerak gif
My Widget

Pages

Senin, 15 Oktober 2012

PERBEDAAN WRITE, WRITELN, READ, DAN READLN

Pada bahasa pemrograman Pascal. Perintah yang digunakan untuk menampilkan output adalah write dan writeln, sedangkan untuk keperluan input (membaca input) atau menerima input digunakan identifier standar READ atau READLN. Identifier standar Readln sedikit berbeda dengan Read. Perintah input dan output tersebut akan dibahas satu persatu secara detail sebagai berikut: 1. WRITE Perintah write digunakan untuk menuliskan output, dengan posisi cursor – penunjuk aktif, terletak pada akhir output yang ditampilkan pada baris yang sama. Write tidak menambahkan CR setelah menampilkan data semua argument. Write menampilkan hasil tanpa ganti baris dan tampilan berikutnya akan disambung dalam baris yang sama. Syntax : write(’ yang akan dituliskan’); write( variabel); write(‘ tulisan ’, variabel); Contoh program: Listing Program 1.1 program nothelloworld; begin write(‘not a hello world’); end. 2. WRITELN Perintah writeln digunakan untuk menuliskan output, dengan posisi cursor – penunjuk aktif, terletak pada awal baris berikutnya. Writeln menambahkan CR setelah menampilkan data semua argument. Writeln digunakan untuk menampilkan tampilan perbaris, akan ganti baris untuk tampilan berikutnya. Argumen perintah writeln boleh berupa ekspresi. Contoh perintah penyajian writeln(‘Luas = ‘, luasPSP); bisa dikerjakan dengan perintah: writeln(‘Luas = ‘, panjangPSP * lebarPSP); Syntax : writeln(’ yang akan dituliskan’); write( variabel); write(‘ tulisan ’, variabel); Contoh program: Listing Program 1.2 program nothelloworld; begin writeln(‘not a hello world’); end. WRITE dan WRITELN dapat menerima: Argum en bertipe dasar, jumlah argum en bisa lebih dari satu. Suatu ekspre si Tanpa argum en Writeln (20.13) {argumen bertipe real} Writeln (678) {argumen bertipe integer} Writeln (True) {argumen bertipe boolean} Writeln (‘A’) {argumen bertipe char} Writeln (‘Turbo Pascal’) {argumen bertipe string} writeln (2 * 3 + 4) {suatu ekspresi} writeln (‘Jumlah barang : ‘,jumlahbarang) {lebih dari satu ekspresi} Writeln (‘ ‘); {tanpa argumen} Writeln ; {tanpa argumen} Argumen perintah writeln boleh berupa ekspresi. Contoh perintah penyajian writeln(‘Luas = ‘, luasPSP); bisa dikerjakan dengan perintah: writeln (‘Luas = ‘, panjangPSP * lebarPSP); Format Output dari Write atau Writeln Ada dua format : data : n pada umum nya data : lebar_ total : lebar_ pecah an bilang an real writeln (‘ 12345678901234567 890′); writeln (‘Yogya’: 10); writeln (‘A’ : 8); writeln (True : 8); writeln (123 : 8); writeln (-123 : 8); writeln (1234.5678 :8); writeln (1234.5678 :12:5); writeln (1234.5678 :13:5); writeln (1234.5678 :13:4); writeln (1234.5678 :13:0); writeln (1234.5678 :7:5); writeln (True : 2); Bentuk umum penulisannya : WRITE (variabel output); WRITELN (variabel output); 3. READ Perintah read digunakan untuk menerima input, dengan posisi cursor – penunjuk aktif, setelah diberi input pada baris berikutnya. Read tidak membaca end of line marker. Pernyataan ini tidak akan membuang kelebihan data. Kelebihan data akan diberikan pada read atau readln berikutnya. Read tidak ganti baris, masih dalam baris yang sama Syntax : read( variabel); Contoh program: Listing Progra 1.3 program nothelloworld; var s : integer; begin write(‘not a hello world ’); read(s); write(s*s); end. 4. READLN Perintah readln tidak terlalu jauh berbeda dengan perintah read. Readln membaca end of line marker. Pernyataan ini menyebabkan kelebihan data akan dibuang (tidak diberikan ke read atau readln berikutnya). Readln juga digunakan untuk memasukkan data perbaris, artinya setelah tombol Enter ditekan, maka akan ganti baris, Syntax : readln( variabel); Contoh program: Listing Program 1. 4 program nothelloworld; var s : integer; begin write(‘not a hello world ’); readln(s); write(s*s); end. READ dan READLN tidak dapat dipakai untuk memasukkan semua jenis data. Data bilangan, string maupun karakter dapat ditangani oleh kedua pernyataan ini. Perintah read atau readln dapat digunakan untuk membaca data lebih dari satu sekaligus dengan berbagai format. Bentuk umum penulisannya : READ (variabel input) ; READLN (variabel output); Ada banyak contoh yang dapat kita pelajari. Di bawah ini adalah beberapa contoh yang dapat kita pelajari dan mencobanya. Menggunakan Readln dan Writeln Program MasukkanData; (*Layar*) Var A, B : Integer; C : Real; D : String[10]; E : Char; BEGIN (* Memasukkan data untuk masing-masing variabel *) ReadLn(A); ReadLn(B); ReadLn(C); ReadLn(D); ReadLn(E); (* Menampilkan data yang dimasukkan *) WriteLn; WriteLn(‘A = ‘,A,’ B = ‘,B,’ C = ‘,C); WriteLn(‘D = ‘,D); WriteLn(‘E = ‘,E); End. 50 12345 12345 HALO HALO JUGA A = 50 B = 12345 C = 1.2345000000 E+04 D = HALO E = H Menggunakan Read, write, dan Writeln Program MasukData; (* Input, Output *) (*Program untuk mengkonversikan dari derajat celcius menjadi derajad fahrenheit *) Var C, F : Real; Begin Write(‘ Berapa Celcius ? ‘); ReadLn(C); F := 1.8 * C + 32; WriteLn; WriteLn(C,’ Celcius adalah ‘,F,’ Fahrenheit’); End. Berapa Celcius ? 10 1.0000000000E+01 Celcius adalah 5.0000000000E+01 Fahrenheit Menggunakan Readln, write, dan Writeln Var Sisi, panjang, luas : integer ; Begin Write (‘Masukkan sisi persegi panjang =’); Readln (sisi) ; Write (‘Masukkan panjang persegi panjang =’); Readln (panjang) ; Luas : = sisi x panjang ; Writeln (‘Luas persegi panjang adalah’, Luas) ; End. Output program : Masukkan sisi persegi panjang = 10 �� data yg diinput melalui keyboard Masukkan panjang persegi panjang = 10 Luas persegi panjang adalah 100 Menggunakan write VAR nama : string {15}; BEGIN nama := ‘Dewi’; write(‘nama : ‘); write(nama); END. Nama : Dewi Menggunakan writeln VAR nama : string {15}; BEGIN nama := ‘Dewi”; WriteLn(‘Nama : ‘); WriteLn(Nama); END. Nama : Dewi Menggunakan write dan writeln write (‘Selamat Belajar’); writeln (‘Pascal’); write (‘Semoga Sukses’);Dalam layar akan ditampilkan: Selamat Belajar Pascal Semoga Sukses

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About